AI Gantikan Developer Website

Benarkah AI Gantikan Developer dalam Pembuatan Website?

Memilih membuat website profesional dengan bantuan developer atau AI menjadi sangat krusial untuk dilakukan. Ini tidak hanya terkait pada biaya, namun berkaitan pada pendekatan yang berbeda dari keduanya.

Pada artikel ini kami akan membantu Anda untuk melihat sejauh mana AI dapat menggantikan developer web dalam pembuatan sebuah website profesional. Untuk mempermudah penyampaian informasi, kami telah membagi pembahasan berdasarkan aspek dalam proses pembuatan, pengembangan, pengoptimalan, serta perawatan secara berkelanjutan. Kita mulai dari aspek pemahaman atas kebutuhan bisnis dan pengguna berikut.

1. Pemahaman Atas Kebutuhan Bisnis dan Pengguna

Perbedaan mendasar dari developer profesional dengan AI dalam membangun website secara utuh yaitu dari pemahaman atas kebutuhan bisnis dan pengguna. Dari sisi pemahaman kebutuhan bisnis dan pengguna, tentu developer website memiliki keunggulan dibandingkan dengan penggunaan AI dalam pembuatan website profesional. Jika dilihat dari pola mendapat informasi, developer website memiliki kecenderungan lebih aktif menanyakan kebutuhan, espektasi, serta hal-hal penting terkait kebutuhan mendasar dari website yang dibuat. Dengan analisis dan pengalaman yang dimiliki, pembuatan website dengan kompleksitas tinggi dan kesesuaian dengan kebutuhan pengguna dapat dibuat.

Berbeda dengan AI yang melakukan sesuatu dengan perintah dan berdasar pada sumber data yang dimiliki. Ketersediaan sumber data yang terbatas akan membuat hasil yang diberikan AI cenderung bersifat umum dan tidak unik. Ini mungkin membuat kebutuhan-kebutuhan yang lebih kompleks tidak dapat terselesaikan dengan menggunakan AI.

2. Desain Visual yang Unik dan Dinamis

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kemampuan developer website profesional memiliki kecenderungan mampu membuat berbagai kebutuhan custom yang dibutuhkan. Hal ini karena developer memiliki kemampuan berkreasi diluar batas yang ada serta bantuan fundamental dan pengalaman yang kuat. Dengan adanya hal tersebut developer website mampu membuat sesuatu trobosan tampilan yang benar-benar baru sesuai dengan tujuan dari branding yang dimiliki.

Jika anda menginginkan untuk mempertahankan keunikan brand, memilih developer website sebagai pengembang website anda menjadi pilihan bijak. Tentu untuk hal ini anda membutuhkan biaya investasi yang lebih besar dan waktu pengerjaan yang lebih lama dibanding dengan menggunakan AI.

Dalam desain visual yang unik dan efektif, AI memiliki kecendrungan memberikan rekomendasi tampilan yang lebih umum yang berdasar template dan sumber data yang ada. Hal ini pula yang nantinya menghilangkan unsur unik yang ingin anda tawarkan dari branding yang sedang dibangun.

3. Pemecahan Permasalahan yang Kompleks

Developer website profesional umumnya memiliki fundamental yang kuat dalam hal analisis dan penyelesaian masalah, terutama untuk isu-isu kompleks yang seringkali bersifat unik dan tidak terdokumentasi di internet. Meskipun di internet terdapat banyak forum-forum diskusi yang bisa menjadi sumber data AI, namun keterbatasan pemahaman kontekstual dan adaptasi terkini terhadap skenario unik yang belum ada dalam basis data AI menjadi kelemahan penggunaannya.

Seperti contoh sederhana, ketika kita membangun sebuah website dengan spesifikasi penerapan teknologi tertentu dan kebutuhan tertentu. Ini mungkin tidak dapat dilakukan sepenuhnya langsung, pengguna AI perlu merangkai satu-satu prompt agar AI memahami apa yang dibuat. Ini bisa membuat anda frustasi dan menimbulkan waktu pengerjaan yang tidak efisien. Terlebih ketika pengguna tidak memahami siklus pengembangan website, istilah-istilah, ataupun penerapan teknologi yang optimal.

Penggunaan AI untuk penyelesaian masalah kompleks masih perlu pemahaman fundamental yang kuat agar masalah yang dihadapi dapat terselesaikan.

4. Pengembangan dan Integrasi Sistem yang Kompleks

Dalam pengembangan dan integrasi sistem yang kompleks,  developer website profesional menunjukkan keunggulan yang krusial. Hal terpenting dalam pengembangan website adalah menjadikannya lebih baik, sesuai kebutuhan terkini, dengan tetap menjaga data dan integrasi sistem sebelumnya.  Ini adalah penentu keberhasilan pengembangan website yang berlandaskan pada kemungkinan risiko kerusakan yang ada.

Seperti contoh sebuah website promosi perusahaan. Website promosi umumnya memiliki integrasi dengan mesin pencari seperti google, bing, yandex dan lain sebagainya. Integrasi ini berkaitan dengan indeksasi yang dilakukan oleh mesin pencari. Indeksasi akan membuat website tampil di mesin pencari dan memiliki posisi hasil pencarian sesuai dengan kualitas SEO yang diterapkan.

Karena ada kebutuhan baru dan lain hal, akhirnya diputuskan untuk melakukan pengembangan website ke versi yang lebih sesuai dengan kebutuhan terkini. Karena website sebelumnya memiliki integrasi dengan mesin pencari, maka saat pengembangan harus mempertimbangkan risiko kerusakan data dan kerusakan integrasi dengan mesin pencari. Jika diabaikan, kehilangan indeksasi dan rangking di mesin pencari menjadi konsekuensi nyata yang akan dihadapi. Tantu anda tidak ingin kerja keras yang anda lakukan sebelumnya hilang begitu saja hanya karena mengabaikan risiko pengembangan.

Untuk kasus seperti ini umumnya developer website akan membuat analisis dan strategi mitigasi agar risiko dapat diminimalisir. Analisis ini kemudian digunakan dan diterapkan saat pengembangan sehingga risiko yang ada dapat diminimalisir.

Semua hal yang diurakan di atas tentu tidak bisa dilakukan oleh AI secara penuh. Anda perlu melakukan berbagai prompt untuk membuat AI memahami kondisi web saat ini dan bagaimana perubahan pengembangan yang ingin dilakukan dapat dibuat. Ini menjadi sesuatu yang rumit, waktu pengerjaan yang panjang, serta munculnya risiko baru yang diakibatkan kesalahan prompt saat melakukan pengembangan dengan AI.

5. Keamanan dan Skalabilitas

Celah keamanan bisa saja terjadi dari hal yang tidak terduga, bisa disebabkan oleh teknologi yang sudah usang, atau praktik keamaan yang tidak sepenuhnya diterapkan. Atas dasar ini, kemampuan atas analisis dan mencari sumber dari kerentanan keamanan menjadi hal yang penting. Disamping untuk memastikan perbaikan yang dilakukan sesuai dengan masalah yang dihadapi, juga agar tidak menimbulkan kerentanan-kerantanan lain yang mempengaruhi website.

Tantangan seperti ini akan lebih baik dilakukan oleh seorang developer profesional dibanding menyerahkannya ke AI. AI mungkin bisa memberikan solusi umum penyebab kerentanan yang terjadi, namun tidak sepenuhnya akan mengetahui kondisi website secara keseluruhan.

Bayangkan Anda membuat website setahun lalu dengan menggunakan AI, kemudian saat ini Anda mendapat kendala kerentanan keamanan. Anda perlu menjelaskan kondisi website seperti apa, bagaimana penulisan dan konfigurasi yang dilakukan AI pada saat itu. Bayangkan jika website tersebut punya skala yang besar, bagaimana caranya untuk menyusun prompt agar AI dapat memahami kondisi website secara utuh. Ini tentu menjadi seperti mencari jarum di atas tumpukan jerami. Meskipun Anda menemukannya dan bisa mengatasi permasalahannya, tentu membutuhkan perjuangan ekstra dan melelahkan.

Berbeda kondisi dengan website yang dikembangkan oleh developer profesional. Biasanya telah memiliki framework tersendiri yang dapat membantu mempermudah debugging (proses menemukan permasalahan) saat terjadi kendala. Selain itu dengan pengalaman dan kemampuan adaptasi teknologi terbaru dari seorang developer website dapat menjadi jawaban atas kendala keamanan dan skalabilitas website. Dengan kemampuan penalaran atas keadaan dan juga kemampuan penyelesaian masalah dapat membantu untuk mengantisipasi kemungkinan celah keamanan website yang ada.

Inilah yang menjadi hal kenapa developer website profesional dapat memiliki nilai lebih dibanding dengan membuat website melalui AI. Kemampuannya dalam hal penyelesaian masalah dan berpikir diluar batasan menjadi faktor penentu keamanan dan juga besar kecilnya skala website yang dibuat.

Kemampuan developer website profesional dalam hal penalaran kritis, analisis menyeluruh, adaptasi dari kondisi kebutuhan yang dinamis menjadikannya hal yang tidak bisa tergantikan oleh AI. AI cenderung memiliki ketergantungan pada ketersediaan data dan memiliki kelemahan dalam penalaran konteks di luar basis datanya, yang justru menjadi kelemahan dalam konteks keamanan dan skalabilitas.

6. Optimasi dan Pemeliharaan Berkelanjutan

Pembuatan website profesional tidak sebatas berhasil membuatnya diakses melalui browser, namun menuntut optimasi dan pemeliharaan secara berkelanjutan. Sebuah website merupakan aset digital yang diharapkan tumbuh seiring waktu, serupa dengan tanaman yang membutuhkan perawatan spesifik untuk membuatnya tumbuh sehat dan berkembang sesuai harapan awal.

Ketika Anda membuat website dengan bantuan AI, Anda mungkin tidak memikirkan tentang bagaimana penulisan baris programnya, teknologi yang digunakan, penerapan keamanan, dan apakah semuanya sudah dibuat seoptimal mungkin. Hal ini memang tidak akan terlalu terasa saat awal pembuatan, namun akan mulai terasa seiring waktu dan seiring banyaknya data yang ada dalam website.

Tantangan pengoptimalan dan upaya pemeliharaan lebih lanjut mungkin akan menjadi hambatan dari aset digital anda. Anda perlu memikirkan bagaimana caranya mengoptimalkan, bagaimana cara mengukur hasil optimasi, dan apa prompt yang tepat untuk mengatasi tantangan tersebut.

Hal ini akan berbeda jika website dikembangkan oleh developer profesional. Mereka umumnya memiliki pemaham akan cara penulisan baris program yang baik, mendokumentasikan baris program untuk mempermudah memahami baris program, serta berbagai faktor penting terkait optimasi dan pemeliharaan jangka panjang. Kemampuan ini memastikan website tidak hanya berfungsi, tetapi juga mudah di-debug, diperbarui, dan ditingkatkan seiring perkembangan teknologi.



Dari berbagai pembahasan di atas, apakah Anda sudah menyimpulkan apakah AI dapat menggantikan developer website dalam pembuatan website profesional?

Jika belum mari kita simpulkan.

Pada dasarnya AI dapat membuat halaman website, namun tidak akan bisa menggantikan profesionalitas yang diberikan oleh developer website. Developer website akan selalu lebih unggul pada kasus-kasus kompleks yang membutuhkan penalaran, analisis mendalam, dan kreatifitas tanpa batas. Jika ada yang mengatakan ini eranya AI, ya memang benar. Namun bukan untuk menggantikan melainkan membantu mempermudah pembuatan website.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Jika website bersifat umum dan tidak kompleks, AI memang dapat membuat website tersebut. Namun jika Anda membutuhkan website dengan kebutuhan kompleks dengan tujuan jangka panjang yang dinamis, membuat website dengan bantuan AI tidak direkomendasikan. Untuk membuat website secara profesional dengan kebutuhan yang kompleks dan dinamis akan lebih bijak jika menggunakan developer website. Anda dapat membaca artikel ini untuk mengetahui alasan dibalik penggunaan developer saat membuat website profesional yang Anda butuhkan.

Artikel Menarik Lainnya

"Dapatkan lebih banyak informasi untuk website dan pengelolaannya"